Menimba Semangat dari AYO Community

Unlimited Hope for better agri-future” adalah semangat yang di usung Komunitas Agriculture Youth Community (AYO-Community). Komunitas yang terdiri dari anak muda usia 16-30 tahun ini memiliki ketertarikan pada bidang pertanian (baik on farm maupun off farm). Selain itu, komunitas ini diperuntukkan bagi mereka yang mendedikasikan waktu luangnya untuk mendukung kegiatan yang berhubungan tentang pertanian. AYO Community dibentuk untuk dapat turut serta berkontribusi membantu menyelesaikan permasalahan petanian dari hulu ke hilir.

Sharing Knowledge

Kegiatan AYO Community  berfokus pada Tri-Dharma (penelitian, pendidikan dan pengabdian).  Di bidang penelitian AYO lebih berfokus pada sharing knowledge antar anggota komunitas, sharing dengan ahli, dan mentoring PKM. AYO juga menampung produk-produk PKM yang telah memenangkan lomba. Lutfi misalnya ia memiliki produk PKM tentang giakina chips dari spirulina. Kemudian berkat kenalannya di AYO Community, ia dibimbing untuk proses packing dan marketingnya. Salah satu member AYO Community, Endri Geovani juga menjadi ketua PKM Center UGM dan juga Karina Innasyiva dengan aplikasi androidnya mampu menembus kompetisi tingkat internasional.

Sasanti Healthy Hangout

Kegiatan yang dilakukan di Sasanti Healthy Hangout adalah berkat kerjasama AYO Community dengan Sasanti Restaurant, beberapa komunitas pecinta produk Organik Jogja dan para artisan lokal. Anak-anak AYO juga dapat melakukan proses magang untuk memasarkan produk-produk organik yang berasal dari petani. Tentu kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengetahui proses pemasaran produk-produk pertanian. Organik Facial treatment juga akan menjadi bagian dari bazar ini. Bazar ini rutin di gelar pada Minggu terakhir setiap bulan.

10580227_778362332299841_4564193866886310511_n

Little Farmer Academy

Di bidang pendidikan AYO community memiliki program “little farmer academy” mereka datang ke sekolah sekolah dasar untuk mengajari anak-anak tentang pertanian. Hal sederhana yang ingin mereka tanamkan, mengajari anak anak bertanggung jawab tentang apa yang mereka makan. Little Farmer Academy yang terakhir diselenggarakan oleh AYO bersama SD TUMBUH Yogyakarta. Disini mereka diajak ke kebun untuk menengok tanaman yang tumbuh sekaligus memanennya. Tanaman yang telah dipanen selanjutnya diolah untuk dijadikan makanan yang lezat. Proses memasak hasil kebun ini dibantu oleh chef rekanan AYO yakni dari @Kebunroti. Seru dan mengasyikan.

12524068_760248664111208_5613282236333852050_n 12728989_760248864111188_4043746604261919391_n

AYO Mart

Sedangkan pada bidang pengabdian mereka mendirikan AYO market sebagai penyedia kebutuhan produk farming kit untuk anak-anak maupun produk-produk organik. Produk farming kit AYO  merupakan satu paket bingkisan apik buatan sendiri yang terdiri dari benih, sekam, pupuk organik cair, serta kascing. Uniknya terdapat media semai berupa telur yang telah dihias dengan cat warna-warni sehingga menarik perhatian anak-anak.

12274355_727934644009277_7591254829303869706_n

Siapa di Balik AYO Community

AYO Community diinisiasi oleh Jatu Barmawati, Ari Aji Cahyono, Danang dan Aziz. Mereka berempat adalah alumni Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Gajah Mada. Jatu berlatarbelakang jurusan Hama Penyakit Tanaman (HPT), Ari Sosial Ekonomi Pertanian UGM yang sekarang tengah menempuh studi di Newcastle University, United Kingdom. Sedangkan Danang jurusan Ilmu tanah dan Aziz sekarang melanjutkan studi geografi. Berawal dari temu alumni Faperta UGM mereka pun nekat membentuk komunitas yang diinisiasi oleh lulusan petanian.

Sejak awal dibentuknya komunitas ini bersifat tidak mengikat.   Beranggotakan mereka yang ingin mendedikasikan waktu luangnya untuk kegiatan positif tentang pertanian. Jatu sebagai team leader mengungkapkan dalam mengelola AYO community harus mengetahui kemampuan tiap anggota sehingga kinerjanya dapat maksimal.

Mengapa Harus bergabung lewat Komunitas

Membangun perubahan lewat komunitas memang diperlukan orang-orang yang cukup idealis dan optimis. Selain itu juga ringan tangan dalam bergerak melaksanakan kegiatan. Menurut Jatu semakin banyak pemuda yang tergerak untuk membangun komunitas akan semakin memberikan dampak positif pada pertanian. Generasi yang terbentuk pun akan berpengaruh pada masa depan  bumi kita. Pertanian akan menjadi semakin diminati, berkelanjutan, dan bumi menjadi semakin terjaga lingkungannya.

Bergabung dengan komunitas juga menggali kegiatan yang diminati dan dapat bertemu dengan orang-orang yang memiliki kesamaan tujuan. Berjejaring dan berkegiatan bersama. “Harapan kami kedepan AYO community memiliki team ahli di bidang pertanian, selain itu kami  berharap kelak bisa jadi NGO (Non Govermet Organization) yang pro masyarakat”, harap Jatu yang juga peserta Internship Malaysian Agricultural Research.

Tertarik untuk bergabung dengan AYO Community? Kamu bisa tau lebih lanjut tentang kegiatan mereka dengan mengunjungi berbagai sosial media AYO berikut ini, let’s join, jadikan waktu luangmu bermanfaat!

Tertarik bergabung dengan komunitas AYO? Yuk kunjungi media sosial mereka melalui Fb : AYO-Community, Twitter : @ayocommunity_  Instagram : @ayocommunity dan  email : ayo.community@gmail.com

(ras)